SEYEGAN – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Aula SMK Muhammadiyah Seyegan pada Ahad, 28 Juni 2026. Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Muhammadiyah Ali Bin Abi Thalib Seyegan sukses menyelenggarakan agenda akbar tahunan: Wisuda Akhirussanah, Terminasi Anak Asuh, sekaligus Pembagian Raport Semester Genap. Acara yang dimulai sejak pukul 12.30 WIB ini dihadiri oleh seluruh santri, orang tua/wali, jajaran pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Seyegan, serta para donatur yang selama ini tulus mendukung perjuangan pondok.
Luluskan 8 Santri dengan Hafalan hingga 16 Juz
Momen paling menggetarkan hati terjadi saat prosesi wisuda empat santri tingkat SMK dan SMP. Tidak main-main, para lulusan ini berhasil menyelesaikan seluruh program kepondokan dengan capaian hafalan Al-Qur’an yang luar biasa, mulai dari 4 hingga 16 juz. Bersamaan dengan itu, dilaksanakan pula prosesi terminasi anak asuh—sebuah tanda pelepasan formal bagi santri yang telah lulus untuk kembali ke pangkuan orang tua dan bersiap mengabdi di masyarakat. Sementara bagi santri lainnya, momentum ini ditutup dengan pembagian raport sebagai evaluasi hasil belajar mereka selama satu semester terakhir. Dalam sambutannya, Direktur PPTQ Muhammadiyah Ali Bin Abi Thalib Seyegan menitipkan pesan mendalam bagi seluruh santri. Beliau berharap agar para lulusan maupun santri yang naik kelas bisa terus menjaga (murojaah) hafalan mereka dan tidak lelah mengamalkan ilmu yang didapat di tengah-tengah masyarakat.
Panggung Kreativitas: Dari Saman Hingga Tapak Suci
Uniknya, Akhirussanah kali ini tidak hanya berisi prosesi formal. Acara justru makin semarak dengan unjuk bakat dan potensi non-akademik dari para santri. Para hadirin sukses dibuat terpukau oleh kekompakan Tari Saman, ketangkasan seni bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah, hingga syahdunya penampilan Musikalisasi Puisi yang menyentuh hati.
Acara ditutup dengan doa bersama, sesi foto, dan ramah tamah. Melalui agenda ini, PPTQ Muhammadiyah Ali Bin Abi Thalib Seyegan kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul di bidang akademis, tetapi juga tangguh secara mental dan berjiwa Al-Qur’an. (Redaksi)

